Thanks for visiting! HaVe Fun N HaPpY Go LucKy!!! Don'T ForGet To Be OnE oF My FoLLoWerZ

Thursday, November 18, 2010

Downloading...

wOOHOOOO.. Diana tengah download lagu hampir 20 lagu.. Best.. Dapat pelang download tanpa Faraah di sisi buatkan Diana bebas untuk downoad apa-apa pun...

WOAH...!!!

GILA LAH... Lamanya Diana tak tambah accessories kat Choco ni... Kesian Choco lama tak make-up.. Sorry, ok... Laptop Diana kena serang penyakit anjing gila.. Terpaksa menyusahkan mama Diana untuk beli laptop mahal yang baru... Wah.. Kejamkah diriku ini..??? Tak payah balas.... Diriku tk sekejam yang disanga... Che wah... Diana sekarang tengah terjaga .50 am buat kerja bodoh and tak buat solat k.. Sah-sah malas... Apa-apa pun, terjaga pagi-pagi ada sebab.. Just nak berlgak dapat no. 1 dalam kelas.. Yeah.. Hold the applause.. Selain iu, dapat jadi TOKOH WIRAWATI SIVIK TAHUN 2010.. Sekali lagi, hold the applause.. Budak tengah kembng ni.. Hehe... Ok, Ok.. Have to stop now.... Bye, all

Sajak: Kain Buruk Ayah

Kain buruk ayah kalau tiada segala buat menjadi payah jangan sekali-kali diserah nanti hati ayah jadi parah
Ke danau buat basahan
kalau di kepala jadi lilitan
berteleku di surau menyembah Tuhan
dingin malam menyelimuti badan
Jangan diserah kain buruk ayah itu
biar rabak, putus benang beribu
biar renyuk, kedut berdebu
tiada sehari hati ayah jadi sebu
Kain buruk ayahku
kusam dan masam berbau
hari-hari dibasuh ibu
kasih mereka menjadi jitu
Kain buruk ayah kini tiada
sejak ayah emak pergi berdua
kurang sejengkal masih tinggal di beranda
kekal di situ menjadi tanda

~Nukilan:
Muzamir
Hulu Kelang, Selangor

Sekadar Di Tangga Pentas

Di tangga pentas
menggertak menggegar
ramai berdendang
menuntun di tangga kambing
jerihlah bibir-bibir mengukir
bersimpang siur seloka-seloka
liuk gemalai merdu
di seli nista sumbang
entahkan harapan jelata
entahkan bala menimpa.
Tiba-tiba ramai berkebun
bertanamlah cili mereka
ada yang tanam tebu
ada yang tanam belimbing
ada yang kekal menanam sirih
beraya berkunjung
menyendeng tanaman mereka
entahkan harapan jelata
entahkan bala menimpa.
Senyum kambing
di tangga kambing
kecundang bertandang
terus kecundang
surai bersalamlah mereka
meninggalkan pentas
meninggalkan tangga kambing.
Moga-moga reda di persada.

~HaizamOLEK
20703102010

Puisi Buat Bonda

Ibu
Bonda,
Dalam hati pernah bercerita.
Berkata tentang kita.
Tentang susah senang hidup kita.
Tentang pahit getir perjalanan kita.
Bonda,
Jika dahulu aku buntu.
Jika dahulu aku runsing.
Dan jika dahulu aku buta.
Doa mu masih tak jemu menyusurku.
Bonda,
Biar merpati beralih arah.
Mendung timbul di celahan kaca.
Hujan turun di kutub utara.
Kau insan terindah figura dunia.
Warna memori.
Adakala terluka dan terhiris.
Tiada ku kecil dan tiada ku besar.
Dan bila sang hitam menjelma.
Wajah mu sering bermain di kotak mindaku.
Hingga terbawa di buai lena maya.
Bonda,
Katakan lah apa saja.
Lautan merah aku renangi.
Gunung tertinggi aku daki.
Si pelangi aku cari.
Setia ku tak kan pudar.
Walau datang ribut melanda.
Bonda,
Jika aku pergi dulu.
Jangan ditangisi semua itu.
Tidak ku sanggup melihat dirimu berduka lagi.
Akan ku kenang peristiwa semalam.
Mencintai mu adalah perkara teristimewa.
Buatku bonda.

- NAZA MD NOOR –
Nama Pena: Naza Md Noor
Email: naza_monster@yahoo.com

URL : http://duniakhayalannaza.blogspot.com/

Mencari Cinta Abadi

Ada hati yang terluka,
Ada tangisan di bibir mata,
Ada derita meruntun jiwa,
Ada jiwa tiada bernyawa…
Hati ini sedih sekali,
Ada derita silih berganti,
Ingin pergi membawa diri,
Tempat mengadu hanya Ilahi….
Moga luka boleh diubati,
Moga jiwa hidup kembali,
Moga hati tidak mati,
Moga derita berlalu pergi….
Siapa sangka siapa menduga,
Bahagia dicari derita tiba,
Mengadu nasib pada yang Esa,
Moga tenang seluruh jiwa..

Nukilan:
232128

Sajak : Sejak Aku Mengenalmu

Sejak aku mengenalimu
kuntum – kuntum bunga
di laman hati
beraroma dengan wangi
menjinakkan kegusaran
yang bertahun – tahun
hidup di rimba keharuan.
Aku ingin mengenali
seluruh daerah hatimu
ingin meneroka jalan
tanpa simpang dan liku
kerana di situ hatiku
akan bermukim
sehingga tamat
seluruh musim.
Sejak mengenalimu
semua pintu mula kubuka
agar kau yang pertama
sudi memasukinya
dan aku sudah
menyusun berhias
mesramu di setiap
ruang dan bahagian
agar lebih akrab
saling sayang menyayang
dengan kepercayaan.
Sejak mengenalimu
kudepa seluas langit
agar kau bisa
rasa dengup jantungku
yang tak pernah berhenti
dengan berharap.
Terima kasih..
rela aku mengenalimu.

~Moktha~
26 September 2010
Snow Link Welcome

Saving CB